Minggu, 17 November 2019

Biar Cukur Bulu Kemaluan Tak Berujung Iritasi Kulit, Ini Tips Mencegahnya

Agar kulit tidak kemerahan atau terasa gatal-gatal setelah cukur bulu kemaluan.

Rima Sekarani Imamun Nissa
Ilustrasi wanita. (Unsplash/A L L E F . V I N I C I U S Δ)
Ilustrasi wanita. (Unsplash/A L L E F . V I N I C I U S Δ)

Dewiku.com - Ketika mencukur bulu kemaluan, iritasi kulit sangat mungkin terjadi. Pasalnya, area itu memang lebih sensitif ketimbang bagian tubuh yang lain.

Ada beberapa penyebab iritasi kulit saat mencukur rambut di sekitar organ intim. Pertama, alat cukur yang tumpul dan sudah berkarat. Iritasi dapat terjadi akibat Anda jadi harus menekan pisau yang kurang tajam itu pada area yang sama berkali-kali.

Mencukur rambut ke arah berlawanan juga bakal mendorong kembali akar rambut. Hal itu mampu membuat lapisan kulit tergores dan menyebabkan ruam. 

Selain itu, tak membersihkan area yang akan dicukur membuat bakteri dan kuman berisiko menginfeksi kulit.

Lalu, bagaimana cara mencegah iritasi kulit akibat mencukur bulu kemaluan? Melansir Hellosehat, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan, yakni:

Biar Cukur Bulu Kemaluan Tak Berujung Iritasi Kulit, Ini Tips Mencegahnya - 1
Ilustrasi organ intim wanita. (Shutterstock)

 

 

Ilustrasi vagina, organ intim perempuan. [Shutterstock]
Ilustrasi organ intim perempuan. [Shutterstock]

Nah, mulai saat ini, biasakan lebih berhati-hati ketika mencukur bulu pada area kemaluan. Tidak mau mengalami iritasi kulit?

Terkait

Terkini