Minggu, 08 Desember 2019

Hari Lipstik Internasional, Baca Dulu Fakta Menarik di Bawah Ini

Dulu, lipstik sempat menjadi salah satu benda yang kontroversial.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Kintan Sekarwangi
Ilustrasi lipstik. (Unsplash/Malvestida Magazine)
Ilustrasi lipstik. (Unsplash/Malvestida Magazine)

Dewiku.com - Belum banyak yang tahu jika ternyata tanggal 29 Juli yang jatuh pada Senin (29/07/2019) kemarin, ditetapkan sebagai Hari Lipstik Internasional. Namun, perayaan ini sudah sangat gencar diadakan di Amerika Serikat.

Dilansir dari CNN, Hari Lipstik Internasional dirayakan sebagai penghormatan bagi dunia kecantikan. Hal itu berkaitan dengan keberadaan lipstik sebagai produk kosmetik yang wajib dipunyai dan dicintai hampir oleh seluruh wanita di dunia.

Dalam rangka merayakan Hari Lipstik Internasional, terdapat beberapa fakta menarik yang perlu kamu tahu. Penasaran apa saja? Cek di bawah ini, yuk!

1. Waktu kehadiran lipstik

Kebiasaan mewarnai bibir dengan lipstik telah ada sejak ribuan tahun lalu. Dulu, lipstik hadir di area Irak Selatan. Lipstik diciptakan berbentuk pasta yang berasal dari timah putih dan hancuran batu merah untuk menambah warna.

Dari situlah, tren lip painting menyebar ke penjuru dunia. Hal itu juga berhasil membuat para kaum Mesir Kuno, Roma, dan Yunani terpengaruh dengan tren menggunakan lipstik.

Ilustrasi lipstik. (Shutterstock)
Ilustrasi lipstik. (Shutterstock)

2. Perkembangan lipstik

Bermula dari campuran timah dan batu merah, seiring perkembangan zaman, lipstik berkembang dengan formula yang beragam.

Lipstik zaman sekarang dikemas dalam tube dan itu merupakan versi modern yang sudah berkali-kali melewati kegagalan. Tentu telah banyak yang berubah, mulai dari warna, rasa, aroma, dan perfomanya.

Bahkan di era yang semakin berkembang, kini lipstik diperkaya dengan kandungan sun protection, pelembap, serta kandungan formula waterproof.

Lipstik juga tak lagi menggunakan wadah yang berasal dari tanah liat. Kini lipstik mempunyai kemasan yang lebih modern dengan tekstur beragam, mulai dari liquid dan lain sebagainya, yang mampu bertahan sepanjang hari dan tak lagi merusak bibir.

Lipstik pun hadir dengan pilihan warna yang beragam dari merah hingga warna nyentrik seperti biru dan hitam.

3. Kontroversi lipstik

Lipstik memang tak selalu dianggap sebagai terobosan di industri kecantikan, tapi juga pernah dinilai sebagai sebuah skandal.

Bermula pada abad pertengahan, sebagian kelompok mulai menganggap remeh para wanita yang memakai lipstik merah. Kala itu, lipstik merah diasosiasikan sebagai warna bibir yang digunakan oleh para pekerja prostitusi.

Abad ke 17, mewarnai bibir juga kerap disebut dengan menentang ciptaan Tuhan. Bahkan, praktik ini dipercaya sebagai aktivitas penyembahan terhadap setan.

Lipstik membuat penampilan lebih cantik dan segar.
Lipstik membuat penampilan lebih cantik dan segar. (Shutterstock)

Kelompok dan kebudayaan terus mempengaruhi perkembangan lipstik dari masa ke masa. Lipstik menjelma hal yang dicintai tapi juga dibenci.

Sementara sebagian orang merasa lipstik bertentangan dengan norma yang ada, tak sedikit pula yang mencintai lipstik. Di abad ke-20, lipstik juga masih sering dianggap sebagai suatu hal yang vulgar.

Namun sekarang lipstik bukanlah hal yang harus dicemaskan. Lipstik justru memiliki banyak cerita di balik kesuksesan setiap wanita.

4. Makna Hari Lipstik Internasional

Para fashionista, beauty blogger, influencer, serta perusahaan kecantikan mulai merayakan Hari Lipstik Internasional sejak satu dekade yang lalu.

Sayangnya hingga saat ini belum ada yang mengetahui pasti dari mana selebrasi ini berasal. Selain itu walau tidak ditetapkan sebagai hari libur nasional, momen ini digunakan sebagai saat yang tepat untuk mencurahkan ekspresi tanpa batas dengan lipstik.

Terkait

Terkini