Selasa, 23 Juli 2019

Terlalu Sering Pakai Lensa Kontak, Kelopak Mata Wanita Ini Jadi Bermasalah

Keseringan pakai lensa kontak membuatnya terkena ptosis.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati
Perempuan memakai lensa kontak. (Unsplash/Hubble)
Perempuan memakai lensa kontak. (Unsplash/Hubble)

Dewiku.com - Bagi banyak orang, lensa kontak bukan hanya penyelamat, melainkan membuat penampilan lebih menarik. Namun di sisi lain, terlalu sering memakai lensa kontak juga dapat membahayakan kesehatan mata.

Melansir dari World of Buzz, wanita asal Malaysia, Camilia Lim berbagi apa yang dideritanya karena penggunaan lensa kontak berlebihan. Camillia mengaku telah menggunakan lensa kontak selama hampir 10 tahun.

Dia tidak pernah memperhatikan bahwa dia mungkin punya masalah mata sampai salah seorang temannya menunjukkan dirinya memiliki mata kanan yang tidak seimbang.

Mengetahui bahwa matanya tidak seimbang, dia kini harus menjalani operasi untuk memperbaikinya. Hal tersebut disebabkan otot yang bertanggung jawab untuk mengangkat kelopak matanya telah rusak akibat penggunaan lensa kontak yang berlebihan.

Kondisi yang ia derita ini disebut ptosis atau penurunan kelopak mata. Dia pun mengatakan bahwa biaya operasinya memakan RM3.000 atau Rp 10,2 juta hanya untuk satu mata.

Ilustrasi lensa kontak. (Shutterstock)
Ilustrasi lensa kontak. (Shutterstock)

Lewat Instagram Story, Camillia memberikan nasihat kepada mereka yang mungkin mengalami kondisi tersebut, baik itu bawaan maupun karena lensa kontak. Dia mengingatkan orang-orang untuk memeriksakan mata dan memperbaikinya sebelum kondisi ptosis semakin memburuk.

Camilia Lim. (Instagram/@camilialim)
Camilia Lim. (Instagram/@camilialim)

"Ini terjadi karena otot-otot kelopak mata melemah. Ini dapat terjadi jika Anda terus menarik-narik kelopak mata atau karena lensa kontak menggesek otot-otot dari bagian dalam kelopak," ungkap Camilia.

Semoga apa yang dialami Camilia dapat menjadi pelajaran bagi banyak orang. Boleh pakai lensa kontak, tapi tetap jangan berlebihan.

Terkait

Terkini