Senin, 06 April 2020

Dokter Kulit Tak Rekomendasikan 7 Produk Kecantikan Ini, Apa Saja?

Beberapa adalah produk kecantikan andalanmu.

Rima Sekarani Imamun Nissa
cloud_download Baca offline
Masker wajah. (Unsplash/Chris Knight)
Masker wajah. (Unsplash/Chris Knight)

Dewiku.com - Para dokter kulit selalu punya berbagai informasi seputar rahasia kecantikan yang ingin diketahui oleh para pasiennya. Bukan apa-apa, biasanya mereka juga memiliki kulit mulus sehingga bikin iri.

Dilansir dari Bright Side, ada sebuah rahasia yang perlu kamu tahu seputar produk kecantikan yang tidak pernah digunakan maupun direkomendasikan oleh dokter kulit kepada para pasiennya. Hanya saja, sepertinya sudah banyak di antara kita yang rutin menggunakannya.

Apa saja, ya?

1. Lotion tangan dan tubuh

Dokter kulit biasanya menggunakan krim yang lebih berat dan mengandung pelembap lebih tinggi daripada lotion. Krim mampu menembus kulit dan memberikan penghalang yang mencegah hilangnya kelembapan dari kulit, sedangkan lotion tidak bekerja dengan cara itu.

Lotion tubuh umumnya memiliki kandungan air yang lebih tinggi dan lebih disarankan untuk kulit yang tidak terlalu kering, atau ketika kamu menginginkan efek yang tidak terlalu lengket dan berminyak pada kulit.

Ilustrasi masker wajah berbahan charcoal. (Pixabay/bridgesward)
Ilustrasi masker wajah berbahan charcoal. (Pixabay/bridgesward)

2. Masker charcoal atau arang

Produk ini sebenarnya cukup populer belakangan. Namun, ternyata masker charcoal ini banyak ditentang dokter kulit. Para spesialis mengklaim masker wajah seperti ini dapat merusak struktur kulit. Bahan-bahannya sangat agresif dalam mengangkat sel-sel kulit, rambut tipis, dan minyak dari kulit.

3. Tabir surya berbentuk spray

Para ahli sepakat bahwa tabir surya dalam bentuk spray memang sangat mudah diaplikasikan. Namun, mereka lebih memilih tabir surya dalam bentuk krim untuk penggunaan pribadi.

Spray tidak bisa diaplikasikan banyak-banyak. Selain itu, saat disemprotkan, produk ini bisa saja kehilangan sebagian elemen aktifnya sebelum mencapai kulit. Dokter kulit juga percaya produk tabir surya yang mengandung seng oksida lebih lembut bagi kulit dan lebih efektif karena mampu menangkal sinar ultraviolet.

Ilustrasi menggunakan krim tanning. (Pixabay/skeeze)
Ilustrasi menggunakan krim tanning. (Pixabay/skeeze)

4. Krim tanning

Dokter kulit sama sekali tidak merekomendasikan krim tanning. Selain tidak memiliki fungsi perlindungan terhadap sinar ultraviolet, krim tanning juga cenderung menyumbat pori-pori sehingga memperburuk kondisi kulit.

5. Krim hidrokortison

Krim ini adalah produk steroid yang kuat dan hanya digunakan saat seseorang mempunyai penyakit kulit serius. Namun, beberapa orang suka menggunakannya pada jerawat tanpa resep dokter. Jika digunakan dalam jangka waktu lama, krim hidrokortison bisa menyebabkan ruam, penipisan kulit, dermatitis, hingga memperparah kondisi jerawat.

Ilustrasi kaki. (Pixabay/analogicus)
Ilustrasi kaki. (Pixabay/analogicus)

6. Masker kaki

Dokter kulit tidak merekomendasikan menggunakan masker kaki demi melembabkan atau memberi nutrisi. Kalau kamu ingin menutrisi kulit kaki, cukup oleskan krim yang kaya pelembap. Selain tidak berguna, penggunaan produk kecantikan ini juga membuatmu tidak nyaman, kan?

7. Minyak kelapa

Minyak kelapa bisa dibilang sangat populer, terutama sebagai perawatan kecantikan di rumah. Namun, rupanya itu bukan pilihan terbaik untuk perawatan wajah. Minyak kelapa membuat kulit menjadi berminyak, menyumbat pori-pori, serta menyebabkan jerawat dan pigmentasi.

(Suara.com/Vania Rossa)

Terkait

Terkini